Meski mencatatkan jumlah pengguna internet yang banyak, ditambah fakta bahwa Indonesia merupakan penggiat Facebook dan Twitter yang meraksasa, namun soal belanja online, Indonesia masih kalah agresif dengan negara-negara tetangga.
Dikatakan oleh Ivan W Hudyana selaku Head of Marketing PT Global Digital Niaga, pengelola situs blibli bahwa di Asia, industri e-commerce masih dipimpin oleh China, lantas disusul Jepang, Korea, Thailand dan baru Indonesia.
Untuk menggerakkan industri ini, pemerintah diharapkan jangan terlalu 'hitung-hitungan'. "Peraturan pertama dari pemerintah adalah penarikan pajak. Hal ini sangat tidak kondusif," ujar Ivan dalam acara perayaan ulang tahun blibli di Jakarta, Rabu (1/8/2012).
Dalam perbincangannya dengan media, Ivan berharap agar pemerintah tidak terlalu hitung-hitungan dalam menangani industri e-commerce. Ivan melihat kondisi industri ini di Tanah Air belum bisa dikatakan matang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(sha/ash)