Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Belanja Online di Indonesia Masih Adem Ayem

Belanja Online di Indonesia Masih Adem Ayem


- detikInet

Blibli.com (screenshot)
Jakarta - Kini, belanja tak harus mewajibkan orang untuk datang langsung ke toko. Asal ada piranti yang terhubung dengan internet, siapapun bisa melakukan transaksi dengan terlebih dulu memilah-milah barang.

Menjamurnya toko-toko online memungkinkan hal di atas terjadi. Adalah blibli.com salah satu pemain di ranah e-commerce yang mencoba meraup untung dari ceruk ini.

Usianya boleh jadi baru setahun, namun diklaim, pertumbuhan visitornya mencapai 1.000% dengan average jumlah pengunjung 30.000 pengunjung per hari. Angka ini pun melesatkan peringkat blibli di situs Alexa dari yang tahun lalu ada di nomor 7.250, kini menjadi nomor 187.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski mencatatkan jumlah pengunjung yang banyak namun sebenarnya, pergerakan e-commerce di Indonesia sendiri belum bergeliat.
Β 
"Ada lebih dari 50 juta pengguna internet di Indonesia, namun belanja onlinenya masih kurang dari 10%," demikian dikatakan oleh Ivan W Hudyana selaku Head of Marketing PT Global Digital Niaga, pengelola situs blibli di Jakarta, Rabu (1/8/2012).

Angka ini masih jauh tertinggal dengan negara yang berpopulasi besar, seperti China. Ia menambahkan, pada tahun 2015, kontribusi transaksi online pada keseluruhan industri di China mencapai 10%. "Ini baru bisa dicapai oleh Amerika pada 10 tahun ke depan," ujar Ivan.

Masih berbicara mengenai e-commerce, apabila dibandingkan dengan negara-negara tetangga di Asia selain China, gelombang di Indonesia masih kalah dengan Jepang, Korea serta Thailand.

Perbaikan pun dilakukan oleh blibli guna membuat konsumen Tanah Air makin kepincut berbelanja online. Tak cuma dari sisi evolusi desain, namun juga edukasi pada konsumen.
Β 
Mengenai edukasi, blibli telah memiliki channel di YouTube. Dengan channel di situs berbagi video ini, konsumen akan disajikan video unboxing sebuah gadget, sehingga calon konsumen bisa mengetahui apa saja isi kardus saat membeli sebuah barang.


(sha/ash)






Hide Ads