Bagi Steve Wozniak, co-founder Apple, dalam persaingan bisnis gadget, yang paling penting bukan berapa banyak barang yang terjual, tapi bagaimana produk tersebut bisa bernilai dan menghasilkan keuntungan pada akhirnya.
"Apple selalu membuat produk yang bagus. Kami menjadi perusahaan yang paling sukses di dunia walaupun pangsa pasar kami hanya 5%," kata Woz, sapaan akrabnya, dalam jumpa pers di Hotel JW Marriot, Jakarta, Senin (16/7/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Apple tidak akan pernah memberikan diskon atau menurunkan harga. Lihat saja, jarang sekali mereka turunkan harga. Mereka menjaga harganya tetap ekslusif dan premium," kata Irlam.
"Bundling iPhone yang kami pasarkan saja semua Apple yang menentukan harganya, termasuk harga-harga paket. Kebijakan ini berlaku tak hanya di Indonesia, tapi juga di seluruh dunia. Jika di luar negeri lebih murah, paling beda-beda tipis Rp 200 ribu-Rp 300 ribu. Beda di tax saja," lanjutnya.
Dari 110 juta lebih pelanggan Telkomsel, menurutnya komposisi pengguna iPhone yang ada di operator itu tidaklah besar. Tapi cukup signifikan dalam pemakaian data, meski Irlam mengaku tidak hafal berapa angka pastinya. "Nggak banyak," pungkasnya.
(rou/ash)