Kesuksesan Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama berkampanye di jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter mengilhami pemimpin di berbagai belahan dunia melakukan hal yang sama, termasuk Presiden Taiwan. Malangnya, dia juga kena denda atas aksinya tersebut.
Dilaporkan AFP, Rabu (16/5/2012), Presiden Taiwan Ma Ying-jeou harus membayar denda sebesar USD 17.000 atau sekitar Rp 160 juta kepada lembaga Pemilihan Umum Taiwan.
"Ying-jeou mempengaruhi para pengikutnya di Facebook untuk memilihnya pada hari pemungutan suara. Undang-undang Pemilu Taiwan melarang bentuk kampanye apapun pada hari pemungutan suara," kata juru bicara Komisi Pemilu Taiwan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, baru-baru ini pemerintahannya kerap menuai kritikan karena sejumlah kebijakan Ying-jeou yang kontroversial. Hal ini juga turut menurunkan popularitasnya menjadi 19,5 persen, level terendah yang dialaminya dalam tiga tahun terakhir.
(rns/ash)