Siswi berusia 16 tahun yang tak disebut namanya itu bersekolah di St. Theresaβs College. Tak terima dengan sanksi yang dianggap berlebihan, ibunya pun mengadukan sekolah tersebut ke pengadilan setempat.
"Saya akan memiliki standar sendiri apakah foto ini erotis ataukah tidak," kata hakim Wilfredo Navarro yang akan mengusut pengaduan sang ibu. Ia akan mengeluarkan keputusan apakah sang siswi pantas dikenai sanksi dengan tidak boleh mengikuti upacara wisuda.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun seperti dikutip detikINET dari Inquirer, Kamis (28/3/2012), pihak sekolah menyatakan hukuman itu sudah pantas diberlakukan. Tujuannya untuk mendisiplinkan para siswa.
"Kami adalah sekolah yang menganut didikan dari gereja Katolik. Kami tidak senang dengan penalti tersebut namun kami terpaksa melakukannya," kata pihak sekolah. Siswi bersangkutan memang tetap berhak mendapat ijazah, namun tidak boleh merayakannya di wisuda kelulusan.
(fyk/ash)