Jerry meninggalkan Board of Directors Yahoo dan posisi-posisi lainnya, hanya selang sebulan setelah perusahaannya menetapkan CEO baru Scott Thompson. Sejumlah prediksi mengenai alasan Jerry mengambil keputusan itu merebak.
Beberapa bulan yang lalu investor aktif Yhird Point LLC milik Dan Loeb melancarkan ancaman melakukan proxy fight menentang Yahoo dan meminta kemunduran Jerry serta sejumlah pimpinan lain. Desas desus menyebutkan, Jerry mundur untuk menjauhi target proxy fight tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di ranah internet sendiri, kepergian Jerry memiliki arti besar. Keputusannya ini bagaikan memperjelas adanya 'jurang' di antara pemain internet lama dan baru.
Yahoo lahir di era 1990-an dan merupakan salah satu perusahaan yang berandil dalam meledaknya era dot-com dan menggiring orang untuk menjadi user. Sayang, setelah mengarungi masa-masa itu, datang sejumlah pemain baru seperti Google Inc. dan Facebook Inc.
Dengan dimotori oleh pemimpin yang lebih 'segar', kedua perusahaan teknologi tersebut hadir dengan teknologi web seperti pencarian (search) dan jejaring sosial. Yahoopun harus berlari untuk mengejar ketertinggalannya.
Jerry (43) yang mendirikan Yahoo bersama David Filo, dikatakan mundur karena tak kuasa berkompetisi dengan Google dan Facebook dalam menggaet pengguna online dan meraup pundi-pundi uang dari iklan.
(sha/sha)