Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Ratusan Inovator Muda Kejar Rp 225 Juta

Ratusan Inovator Muda Kejar Rp 225 Juta


- detikInet

Bandung - Lenovo menggelar kompetisi The Do Network di Indonesia. Sejak pertama kali diperkenalkan akhir November 2011, sudah ratusan ide-ide kreatif yang masuk.

Lenovo The Do Network adalah sebuah platform untuk mengubah ide-ide menjadi aksi nyata. Setiap 90 hari, kompetisi akan memperkenalkan tema baru, lengkap dengan tantangan untuk melakukan sesuatu yang beda daripada yang pernah dilakukan sebelumnya.

Dalam kesempatan berbincang dengan detikINET, Budiputra, salah satu tim mentor dalam kompetisi ini mengungkapkan bahwa The Do Network adalah salah satu upaya untuk memfasilitasi ide-ide inovatif menjadi aksi nyata.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini bukan inkubator dan bukan pula riset. Kompetisi yang digelar Lenovo ini untuk memfasilitasi ide-ide berbasis online menjadi action," kata mantan Country Editor Yahoo Indonesia ini.

The Do Network sendiri merupakan kompetisi yang digelar secara global. Pada saat yang sama dengan Indonesia, Lenovo juga meluncurkan Do network di Rusia dan India. Di setiap negara, masing-masing dari ke-10 finalis terbaik akan menerima perangkat Lenovo yang nilainya hingga US$2.000. Dan pemenang utama mendapat USD 25.000 atau sekitar Rp 225 juta.

"Memang bukan hadiah yang utama, tapi lumayan juga karena pemenang hadiah utama di setiap negara akan menerima dana sebesar US$25.000 untuk melanjutkan pengerjaan proyek mereka. Ini bisa dipakai untuk mewujudkan ide tersebut," paparnya.

Di awal, Do Network akan terdiri dari empat putaran kontes yang masing-masing berlangsung selama 90 hari, dengan tema dan tantangan tematis berbeda diperkenalkan pada setiap putaran. Putaran pertama akan mengambil tema 'Penemuan Teknologi' dan akan dilaksanakan hingga 4 Maret 2012. Pendaftaran tahap pertama dibuka sampai tanggal 25 Januari 2012.

"Pasti akan lebih banyak lagi. Karena saya yakin bahwa anak muda Indonesia adalah anak yang pintar dan kreatif. Banyak orang pintar di sini," kata Budi penuh keyakinan.

Tim-tim proyek akan diminta untuk mengerjakan salah satu dari empat tantangan yang diberikan yakni pendidikan portable, kemacetan lalu lintas, produk dan tantangan keempat adalah dengan tema bebas.

"Tantangan keempat ini kita memberikan kesempatan kepada para Doer (istilah untuk penerima tantangan - red) untuk bisa mewujudkan ide-ide mereka yang mungkin tidak termasuk dalam dalam kategori-kategori tantangan spesifik tersebut, tapi masih termasuk dalam tema penemuan," jelasnya.

Per 15 Desember 2011, sudah ada total 214 ide inovatif dengan rincian 59 ide untuk tantangan pendidikan portable, 47 ide untuk tantangan kemacetan lalu lintas, 48 ide untuk tantangan produk, dan 60 ide untuk tantangan bebas yang dikirimkan.


(afz/fyk)







Hide Ads