Seperti diungkap Mike Chambers, lead developer relations Adobe, dalam postingan di situsnya, Adobe mulai memfokuskan diri pada HTML 5--dan hal ini diakui karena 'termotivasi' Apple.
Berikut 5 alasan yang dikemukakan Chambers, seperti dikutip detikINET dari Mashable, Senin (14/11/2011):
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
2. Di lain sisi, HTML5 memiliki popularitas yang sama seperti Flash Player di desktop.
3. User tak mengkonsumsi konten di mobile dengan cara yang sama seperti di desktop sehingga membuat Flash kurang relevan di piranti genggam.
4. Mengembangkan plug-in untuk browser di mobile lebih membutuhkan banyak sumber daya daripada untuk desktop.
5. Adobe ingin memindahkan sumber dayanya ke HTML5 dan menghentikan Flash for mobile.
Keputusan Adobe ini jelas menjadi kemenangan tersendiri bagi Apple. Steve Jobs dulu pernah mengatakan bahwa Flash sudah tak berguna lagi--karena itulah ia tidak menyuntikkannya di piranti keluaran Apple.
"Sekian banyak hal yang dulu Anda lakukan via Flash kini akan lebih bermanfaat dengan penggunaan via HTML5 dan CSS3 langsung dari browser," aku Chambers.
(sha/rou)