Ini berbeda dengan yang pernah disebutkan Chairman Google Eric Schmidt sebelumnya. Agustus silam, salah satu bos Google ini mengharuskan semua pengguna Google+ memakai nama asli.
"Mereka yang khawatir menggunakan nama asli, sebaiknya jangan gunakan Google+," tegas Schmidt kala itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebelumnya Google hanya membolehkan pengguna mendaftar dengan nama asli. Dalam beberapa bulan ke depan, kami akan menambahkan fitur yang mendukung bentuk identitas lain," jelasnya seperti dilaporkan Mashable dan dikutip detikINET, Kamis (20/10/2011).
Pengumuman ini disampaikan beberapa bulan setelah merebaknya kontroversi yang mempermasalahkan nama samaran di Google+. Google awalnya ingin menciptakan komunitas yang fokus menggunakan nama asli.
(rns/fyk)