"Setiap 1% investasi di ICT meningkatkan 3-5% pertumbuhan ekonomi," ujarnya dalam acara Indonesia Broadband Economy Forum 2011 di Ballroom Kempinski, Jakarta, Rabu (21/9/2011).
Menurut Tifatul, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pertumbuhan terbesar berasal dari bidang teknologi yaitu sekitar 13%. Ia juga yakin dengan dikembangannya teknologi broadband atau jalur internet pita lebar koneksi internet transmisi data kecepatan tinggi maka bisa meningkatkan penerimaan negara bukan pajak (PNBP).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun Tiffatul menyayangkan pengunaan broadband tersebut bukan untuk meningkatkan pendidikan malahan untuk social networking.
"Sayangnya dari segi penggunaan itu yang terbesar pertama untuk chatting, kedua untuk email, ketiga untuk game online, keempat social media. Bukan untuk bisnis, pendidikan padahal kan bisa dijadikan e-government, e-learning," pungkasnya.
(nia/eno)