Berita tersebut menyebar dengan cepat via SMS. Rupanya seperti detikINET kutip dari BBC, Selasa (20/9/2011), banyak orang yang percaya sehingga otoritas telekomunikasi Nigeria terpaksa mengumumkan informasi kabar itu sama sekali tidak benar.
SMS tersebut juga menyertakan kabar bohong bahwa sudah beberapa orang meninggal karena menerima panggilan dari nomor tertentu itu. Otoritas setempat, Nigerian Communications Commission, pun berusaha menenangkan penduduk.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Memang masih banyak penduduk di Nigeria yang kurang berpendidikan. Maka sebagian dari mereka pun menanggapi kabar hoax tersebut secara serius.
(fyk/wsh)