Menurut laporan yang mereka himpun, trafik penggunaan smartphone dan tablet untuk berselancar di dunia maya akan melampaui jumlah penggunaan PC. Diramalkan, fenomena ini akan terjadi di tahun 2015.
Kepopuleran yang diiringi meningkatnya jumlah pengguna ponsel maupun tablet seperti iPad menjadi penyebab bergesernya kecenderungan aktivitas berinternet.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Studi tersebut juga ikut memprediksi bahwa pengguna internet akan melonjak dari 2 miliar pengguna di tahun 2010 menjadi 2,7 miliar di tahun 2015.
Pengeluaran di ranah e-commerce atau perdagangan elektronik juga dikabarkan akan meningkat. Bahkan hampir dua kali lipatnya dari USD 708 miliar per tahun menjadi USD 1,285 triliun di periode yang sama.
Begitu juga dengan pengeluaran iklan juga turut meningkat. Dari total sekitar USD 70 miliar yang dihabiskan untuk iklan online per tahun, angkanya diprediksi menjadi USD 138 miliar pada 3 atau 4 tahun ke depan. Saat itu, akan ada 40% dari populasi dunia yang sudah memiliki akses internet.
"Sebentar lagi, akan lebih banyak user yang mengakses web dari piranti mobile dibandingkan dari PC," ujar Karsten Weide dari IDC.
IDC memperkirakan, kelonjakan kenaikan pemakaian internet di ponsel akan dimulai di Amerika, kemudian Eropa Barat dan menyusul Jepang.
(sdj/ash)