Hasil ini didapat dari sebuah studi yang dilakukan oleh peneliti dari National University of Singapore. Mereka meneliti sebanyak 96 sarjana yang kemudian dibagi menjadi 3 grup: control group, "rest-break" group dan web-surfing group.
Semua grup ini awalnya diminta untuk menyoroti huruf-huruf yang terdapat dalam sebuah teks selama 20 menit. Di 10 menit berikutnya, grup pertama (control group) diminta untuk mengerjakan tugas sederhana lain, sedang grup kedua (rest-break group) dibolehkan melakukan kegiatan apapun kecuali internetan. Lantas grup ketiga (web-surfing group) dipersilakan browsing.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ternyata aktivitas browsing di internet diketahui memiliki fungsi menyegarkan, layaknya aktivitas ngopi-ngopi atau ngemil. Kenapa? Karena saat browsing, orang cenderung memilih situs-situs yang mereka suka.
"Browsing di internet memiliki fungsi penyegaran yang baik," demikian ujar peneliti.
Efek positif ini dan peningkatan produktivitas yang dihasilkannya bahkan lebih terasa dibandingkan kegiatan lain seperti menelepon, SMS-an atau berkirim email. Dikutip detikINET dari WSJ, Senin (22/8/2011), hasil yang sama ditemukan pada studi kedua yang meneliti sebanyak 191 remaja.
(sdj/ash)