Hal ini diketahui setelah salah satu tahanan menghubungi gadis berusia 17 tahun yang pernah diperkosanya sewaktu kecil. Pelaku kriminal itu sudah tujuh tahun tidak bertemu dengan korban, namun dia mengirimkan email ke keluarga korban yang menggambarkan ciri-ciri gadis tersebut di usia 17 tahun.
Semua ciri-ciri yang disebutkannya, mulai dari warna rambut hingga merek pakaian yang dikenakannya sangat tepat. Setelah ditelusuri, rupanya napi tersebut telah melihat akun Facebook dan MySpace milik si gadis menggunakan ponsel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikutip detikINET dari Reuters, Rabu (10/8/2011), ada banyak narapidana yang mengakses Facebook. Sebagian ada yang menggunakannya untuk keperluan biasa, namun ada juga yang mengirimkan pesan ancaman atau bernada pelecehan kepada korban.
(rns/ash)