Pihak orang tua Chris tidak mau menyalahkan Xbox sebagai penyebab kematian putra tercintanya. Mereka menyatakan, kesalahan lebih pada anaknya yang main game terlalu berlebihan.
Namun pihak Microsoft sedikit banyak juga merasa bersalah atas kematian Chris. Dikutip detikINET dari Times of India, Senin (1/8/2011), mereka sampai mengeluarkan pernyataan khusus agar kejadian serupa tak terulang kembali.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kematian Chris dipastikan karena kondisi pembekuan darah yang disebut DVT atau deep vein thrombosis yang berujung fatal. Untuk mencegah kondisi ini, ada beberapa hal yang bisa dilakukan.
Misalnya saat duduk, usahakan secara rutin atau mungkin tiap setengah jam menggerak gerakkan badan, terutama di area kaki. Kemudian secara rutin melakukan aktvitas lain, misalnya berjalan-jalan, setelah duduk selama satu jam.
(fyk/wsh)