Dikutip detikINET dari DailyMail, Senin (1/8/2011), Chris meninggal karena terkena DVT atau deep vein thrombosis. DVT adalah gumpalan darah yang berkembang di urat darah di dalam tubuh yang membuat penderita merasa kesakitan.
Kondisi tersebut dapat menyebabkan komplikasi serius jika gumpalan darah menuju ke aliran darah. Jika demikian, bisa terjadi pemblokiran fatal di jantung yang dinamakan pulmonary embolism.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Chris hidup untuk Xbox-nya. Jika sudah mulai main game, dia bisa terus bermain sampai berjam-jam," kata David, ayah Chris.
Kematian Chris membuat David prihatin karena si anak sejatinya dalam kondisi sehat. Dia pun coba memperingatkan orang tua lain akan bahaya pada anak jika mereka main game secara sangat berlebihan.
(fyk/wsh)