BERITA TERBARU
Jumat, 24 Jun 2011 13:24 WIB

Mengintip Strategi Marketing Berbasis Ponsel

- detikInet
Jakarta - Kemajuan dalam teknologi ponsel telah membuka peluang baru dalam bisnis. Para praktisi pemasaran pun diimbau harus mengambil langkah tegas dalam mengembangkan strategi dan melangkah maju berpacu dengan waktu.

Sebuah hasil penelitian dari Mobile Marketing Association (MMA) mengungkap bahwa budget marketing untuk media ponsel meningkat dengan persentase terbesar, 124%, dibandingkan dengan media lain.

Lonjakan budget tersebut diyakini dari besarnya pasar ponsel yang diyakini terhitung lima kali lebih banyak daripada telepon rumah. Fakta lainnya adalah pengguna aktif ponsel melebihi jumlah pemilik sikat gigi (5,4 miliar vs 4,2 miliar).

Menurut survei gaya hidup seputar ponsel yang dirilis oleh BuzzCity, permintaan konten ponsel saat ini adalah yang paling tinggi sepanjang sejarah dengan konten digital yang paling banyak dicari konsumen seperti mp3, video, nada dering, permainan, aplikasi, dan juga sama banyaknya dengan konten informasi produk barang dan jasa.
 
Marketing digital telah menjadi arus utama dan kehadiran halaman web tradisional tidak lagi mencukupi terutama dengan fakta meningkatnya jumlah konsumen yang mengaplikasikan ponsel ke dalam kehidupan sehari-harinya.

Menurut laporan terakhir MobileSQUARED'S, Key Developments for Mobile Advertising 2011, juga menyebutkan bahwa sepertiga dari agensi iklan mengharapkan di tahun 2011 ini, 30% dari kampanye kliennya mengikutsertakan media ponsel atau elemen ponsel di dalamnya.

Berdasarkan fakta survei di atas, Dr. KF Lai, CEO BuzzCity menyimpulkan bahwa ponsel adalah sebuah peluang baru untuk bisnis. Para praktisi pemasaran harus mengambil langkah tegas dalam mengembangkan strategi dan melangkah maju berpacu dengan waktu.

"Media ponsel telah terbukti bagi beberapa merchant dan brand dalam menggapai konsumen. Masa depan ada pada tren ponsel," kata Dr. Lai, dalam keterangannya, Jumat (24/6/2011).

Sebagai contoh Dr. Lai menyertakan beberapa bentuk strategi marketing yang pernah dilakukan oleh brand-brand terkemuka:
 
a. Interaksi dengan Brand. Adidas mengambil kesempatan dari event Cricket World Cup musim lalu di India dengan menciptakan aplikasi ponsel yang menyediakan update skor, wallpaper-wallpaper para bintang cricket dan informasi tentang perlengkapan olahraga cricket.

b. Akuisisi pelanggan. Chevrolet mempromosikan peluncuran dua model mobil terbarunya di India (Beat dan Spark) dengan kampanye melalui ponsel, yang menganjurkan pengguna ponsel untuk mencoba test drive dan melihat lebih banyak informasi produk setelah terlebih dahulu mendaftarkan data mereka pada situs ponsel.

c. Aktifitas Click for Action. Nike mengadakan 'Support India Campaign' untuk mensupport tim cricket India. Para pengguna ponsel dapat mengklik banner animasi yang akan memberikan mereka kesempatan untuk memposting pesan untuk Tim India dan juga membagikannya pada profil Facebook mereka.


(ash/fyk)
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed
  • Hasrat Telkomsel Gelar 5G di 2021

    Hasrat Telkomsel Gelar 5G di 2021

    Senin, 29 Mei 2017 17:40 WIB
    Telkomsel berhasrat untuk menggelar layanan 5G di Indonesia, dalam waktu yang tidak jauh dengan implementasi di ranah global.
  • photo Menjajal Kecepatan 5G Telkomsel FotoINET

    Menjajal Kecepatan 5G Telkomsel

    Senin, 29 Mei 2017 17:21 WIB
    Telkomsel bersama dengan Huawei melakukan live demo pertama di Indonesia untuk teknologi 5G yang mampu menghasilkan kecepatan 70 Gbps. Wow!
  • Demo 5G Telkomsel Tembus 70 Gbps

    Demo 5G Telkomsel Tembus 70 Gbps

    Senin, 29 Mei 2017 17:14 WIB
    Telkomsel melakukan live demo teknologi 5G pertama di Indonesia. Hasilnya, live demo yang dilakukan bersama Huawei ini tembus 70 Gbps.
  • Sambut Ramadan, Google Hadirkan Fitur Anyar

    Sambut Ramadan, Google Hadirkan Fitur Anyar

    Senin, 29 Mei 2017 16:48 WIB
    Memasuki bulan Ramadan 2017, Google merilis fitur barunya di Indonesia. Fitur-fitur tersebut dijanjikan dapat menjadi teman ibadah puasa lewat ponsel pengguna.
  • Pernikahan Sederhana Para Bos Teknologi

    Pernikahan Sederhana Para Bos Teknologi

    Senin, 29 Mei 2017 16:03 WIB
    Selain CEO Snap Evan Spiegel, sejumlah bos teknologi lainnya memilih menggelar pesta pernikahan sederhana, meski mereka dari kalangan berduit.