Dalam pesta kelulusan di sebuah sekolah di Menlo Park, California, pendiri Facebook Mark Zuckerberg berkata: "Persahabatan yang hebat adalah yang membuat hidup makin menyenangkan dan bermakna; (hal itu) juga membuat Anda bisa melakukan banyak hal!"
Mark tahu betul apa yang dimaksud. Bukankah dia yang membuat situs pertemanan yang paling populer saat ini? Apalagi, kalau melihat sejarah Facebook, situs itu memang diawali oleh sekelompok teman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hampir semua relasi, sahabat, teman, saudara dan bahkan orang yang baru ketemu beberapa menit saja, bisa terhubung lewat jaring-jaring Facebook dan Twitter. Dan kalau tidak hati-hati mereka bisa segera tahu apa-apa saja yang kita lakukan sehari-hari.
Jika yang mereka ketahui hanya sebatas apa yang mereka lihat di jejaring sosial, ada kemungkinan yang didapatkan bukanlah gambaran seutuhnya. Tidak semua orang bisa secerdas Sherlock Holmes dan mendeduksi kepribadian orang hanya dari tweet dan aktivitas di Facebook.
Oleh karenanya menjaga hubungan baik jadi hal yang mutlak. Membuka jalur komunikasi pribadi, pada orang-orang yang berarti, bisa membantu melunakkan dampak teriakan publik yang dibuat lewat Twitter.
Menjaga hubungan baik bukan berarti harus berpura-pura di hadapan orang. Pencitraan itu adalah jatahnya tweet publik, dalam hubungan pribadi sudah seharusnya lebih jujur dan terbuka.
Kadang menjaga hubungan baik sesederhana menjaga prasangka baik diri kita terhadap orang lain. Dengan demikian setiap komunikasi dengan orang itu tak akan dihantui rasa curiga yang bisa mengacaukan pesan yang disampaikan.
Ya, teknologi memang memungkinkan seseorang untuk tetap keep-in-touch dengan rekan yang jaraknya jauh. Namun tanpa usaha untuk menjaga hubungan di level yang personal, meskipun jarak jauh, hubungan yang tadinya dekat pun bisa jadi renggang.
Persahabatan bagai ke-pom-pong / mengubah ulat, menjadi kupu-kupu // Persahabatan bagai ke-pom-pong / hal yang tak mudah berubah jadi indah.
Β
Β
![]() | Tentang Penulis: Wicak Hidayat telah menulis seputar dunia TI dan sekitarnya di kanal teknologi detikcom, detikINET.com, sejak 2003. Ia juga telah menyusun beberapa judul buku dengan tema teknologi. Penggemar game bertubuh gempal ini dipercaya sebagai Managing Editor detikINET.com. Blog-nya ada di wicakhidayat.blogdetik.com, sedangkan account Twitter-nya adalah @wicakhidayat |
(wsh/ash)
