Situs jejaring terpopuler di dunia ini melenyapkan halaman yang anggotanya telah mencapai kisaran 350 ribu orang tersebut. Pada intinya, halaman dimaksud menyuarakan perlawanan terhadap Israel, jika perlu dengan kekerasan.
Nah, Facebook rupanya menganggap unsur kekerasan tersebut melanggar aturan sehingga mereka menghapusnya. Tak menutup kemungkinan, protes keras dari pemerintah Israel dan berbagai organisasi membuat Facebook melakukan langkah itu.Β
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keputusan Facebok itu disambut gembira oleh Anti Defamation League (ADL), sebuah lembaga Yahudi yang gencar memprotesnya. Dikutip detikINET dari Fox News, Rabu (30/3/2011), mereka pun minta Facebook mengawasi halaman-halaman serupa.
"Kami menyambut kemauan Facebook dalam menanggapi kami dan kami menghargaiΒ respon mereka. Kami berharap mereka akan terus mengawasi berbagai halaman dari grup lain yang menyuarakan kekerasan atau terorisme pada Yahudi dan Israel," ucap Abraham H. Foxman, direktur ADL.
(fyk/rns)