Polisi di China bagian tengah tekah menutup situs tersebut dan menahan 32 wanita. Para wanita ini ternyata adalah para penulis bayaran yang ditugaskan untuk mengarang cerita erotis di website bersangkutan.
Polisi wilayah Propinsi Henan menyatakan bahwa mereka juga telah menahan pemilik situs. Mereka semua bakal diproses secara hukum dengan tudingan menyebarkan material cabul.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Negeri Tirai Bambu ini memang sangat ketat dalam memonitor pemakaian internet rakyatnya. Selain situs berbau porno, pemerintah juga kerap menyensor berbagai material di dunia maya yang dianggap tak pantas beredar.
(fyk/rou)