Dikutip detikINET dari PC World, Minggu (20/3/2011), salah satu poin penting dari aturan tersebut adalah tidak diperbolehkannya memuat konten-konten pornografi anak.
Domain .xxx memang diperuntukkan untuk situs esek-esek, namun konten yang ditawarkan juga harus 'dewasa', bukan malah pornografi yang menampilkan anak-anak di bawah umur sebagai obyek.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Memang untuk saat ini belum diketahui seberapa besar peminat pasar yang mendaftarkan domain .xxx tersebut.
Namun jika melihat masa lalu, ICM Registry yang sebelumnya digadang-gadang sebagai .xxx.registrar mengaku telah menerima aplikasi pendaftaran awal lebih dari 200 ribu domain .xxx.
Β
(ash/rou)