"Internet sudah bisa digunakan kembali. Kira-kira sejak pukul 11.00 waktu Mesir (7 jam lalu)," ujar seorang mahasiswa Indonesia di Mesir, Abdul Baits El-abror, kepada detikcom, Kamis (3/2/2011).
Abdul menjelaskan beberapa hari kemarin internet sempat terputus. Begitu pula dengan layanan telepon dan sms.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Abdul menambahkan kondisi saat ini cukup mencekam. Tembakan peringatan dan suara peluit dari aparat kepolisian terus terdengar.
"Aparat kemanan masih terus berjaga-jaga," terang dia.
Menurut Abdul, pemerintah Mesir kini telah melarang masyarakat untuk keluar rumah setelah lepas magrib. Sebelumnya sempat ada larangan untuk keluar rumah setelah jam 13.00 waktu setempat.
"2 hari lalu, Mubarak mengultimatum, agar tidak keluar selepas jam 1 siang. Tapi nampaknya hari ini, kembali ke peraturan sebelumnya, yaitu tidak boleh keluar setelah jelang maghrib," jelas mahasiswa Al Azhar ini.
(rdf/rou)