Frank Edwards, sang walikota, mengeluh karena lusinan pegawai pemerintah di kotanya memakai komputer kantor untuk melihat pornografi. Dia pun berang dan bakal mendisiplinkan mereka agar tidak mengulangi lagi perbuatan itu.
Ulah menyimpang itu diketahui setelah sebuah investigasi internal dilakukan di kantor-kantor setempat. Nah, Edwards pun merekomendasi agar karyawan yang terlibat dijatuhi sanksi maksimum, yaitu 5 hari skorsing tanpa mendapat gaji.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilaporkan, sekitar 50 pegawai terlibat dalam kasus tersebut. Tindakan tegas pun akan dilakukan agar akses mesum tidak lantas jadi kebiasaan. Tidak patut memang para pelayan masyarakat malah menyalahgunakan jam kerja untuk bermesum ria.
(wsh/ndr)