Celah itu sebenarnya sudah pernah diungkap pada gelaran konferensi keamanan internet di Korea Utara 15 Desember 2010. Namun setelah banyak aplikasi yang bisa mengeksploitasi bug tersebut, Microsoft baru menyadarinya baru-baru ini.
Dikutip detikINET dari Computer World Kamis (6/1/2010), bug tersebut memanfaatkan celah pada sistem rendering grafis di Windows. Akibatnya, hacker dapat menanamkan malware yang bisa aktif ketika pengguna menggunakan tampilan thumbnail di Windows Explorer.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sembari menungu patch terbaru dirilis, Microsoft menyarankan pengguna untuk melakukan pembatasan aktifitas pada file shimgvw.dll, yakni komponen yang bertugas untuk memunculkan gambar secara thumbnail.
(eno/ash)