Semua berawal ketika layanan Google Street View menayangkan jemuran deretan pakaian dalam si wanita di internet. Ia pun meradang dan meminta ganti rugi sejumlah 600 ribu Yen atau sekitar Rp 64 juta.
"Diriku dipenuhi kecemasan bahwa aku mungkin akan jadi target kejahatan seks. Hal ini membuatku kehilangan pekerjaan dan harus mengubah tempat tinggalku," keluh si perempuan yang tak disebut identitasnya ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Aku bisa mengerti bahwa itu hanyalah sebuah gambar suasana luar apartemenku, namun menunjukkan pakaian dalam wanita tergantung di luar adalah salah," tambahnya.
Dikutip detikINET dari Telegraph, Senin (20/12/2010), si wanita mengklaim gambar pakaian dalam yang jadi sumber gugatan dihapus Google saat gugatan didaftarkan. Sedang pihak Google mengaku baru mempelajari kasus ini. (fyk/ash)