Besarnya potensi komik ini rupanya menarik perhatian dari Iqbal Aribaskara, pemilik komikoo.com. Dirinya melihat masih ada jarak yang cukup jauh antara pasar dengan potensi komikus lokal.
"Kalau kita masuk ke toko buku. Segmen komik ramai. Ini artinya marketnya besar. Di tambah di lingkungan saya banyak orang berbakat. Ada bakat, market, tapi ngga punya penghubung. Komikoo berusaha menjadi penghubung antara market dan bakat," jelasnya saat berbincang dengan detikINET, Minggu (19/12/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mulai ide dari 2007, dan kita develop 2008 akhir. Pada tahun 2008 pertengahan versi pertama dan peda 2009 sampai sekarang kita sudah versi kedua," katanya.
Di versi keduanya saat ini, komikoo mengakomodasi versi mobile. Dengan adanya versi mobile ini, member komikoo pun bisa dengan mudah mengunggah karyanya.
"Semua orang bisa upload, kasih karya. Saya harapkan komikoo jadi tempat mereka jual karya. Dan mereka bisa hidup dari situ," harapnya.
(afz/eno)