Misi itu diusung lokasi bernama Community Technology Center (CTC). Ini merupakan bagian dari program Unlimited Potential yang didorong oleh Microsoft.
Mirosoft berharap, seperti disampaikan dalam keterangan yang diterima detikINET, Senin (13/12/2010), melalui pendidikan Teknologi Informasi ratusan TKI dan keluarganya bisa memperbaiki kehidupan mereka di Cirebon.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
TIFA Foundation
Progam CTC tersebut digelar oleh TIFA Foundation dalam kemitraan dengan Microsoft. TIFA merancang khusus pusat pelatihan itu agar sesuai dengan kebutuhan para buruh migrant atau TKI dan keluarganya.
Program CTC diharapkan mampu memberikan bekal bagi para TKI dan keluarganya yang berasal dari salah satu daerah sumber TKI terbesar di Indonesia yakni Babakan, Cirebon Timur untuk meningkatkan kualitas kehidupan mereka.
CTC menyediakan dukungan pengembangan kemampuan teknologi informasi, pelatihan hardware dan software, serta pengetahuan lain untuk membantu peserta mempelajari bagaimana mereka dapat memanfaatkan dan menggunakan teknologi.
Dukungan untuk program CTC yang digelar oleh TIFA Foundation diberikan Microsoft melalui program Microsoft Unlimited Potential, inisiatif global yang didesain untuk membantu pengembangan kemampuan masyarakat di seluruh dunia melalui penyediaan pelatihan teknologi.
Dari Office Hingga Internet
Menurut Tricia Iskandar, Community Affairs & Citizenship Manager, Microsoft Indonesia, akses pendidikan khususnya teknologi informasi sangat penting dalam membantu TKI dan keluarganya dalam meningkatkan kualitas kehidupan dan meraih cita-citanya.
βPartisipasi mereka dalam program pelatihan teknologi informasi di CTC akan memfasilitasi mereka dalam memanfaatkan teknologi dan pada saat yang sama akan membantu meningkatkan kesadaran otoritas yang bersangkutan serta masyarakat luas mengenai tantangan dan kendala yang mereka hadapi dalam kehidupan sehari-hari.β tambahnya.
Melalui CTC, Microsoft akan membantu TKI dan keluarganya dalam pelatihan teknologi informasi mulai dari tingkat dasar seperti program Microsoft Word, Excel, Outlook hingga penggunaan dan pemanfaatan internet.
Peserta juga akan dibimbing agar dapat memanfaatkan PC untuk mengerjakan tugas-tugas penting seperti mempersiapkan dokumen-dukumen untuk melamar pekerjaan dan lain sebagainya.
Berawal dari Hemat
βPelatihan teknologi informasi di CTC telah mengubah kehidupan kami sekeluarga,β kata Yaser Athur, salah satu peserta yang berasal dari keluarga TKI, di Babakan Cirebon.
"Awalnya berkat kemampuan internet membuat komunikasi dengan orang tua kami yang bekerja di Korea Selatan menjadi lebih hemat dan efisien. Dengan βchattingβ biaya komunikasi jauh lebih hemat dibanding menggunakan telepon,β Yaser menjelaskan.
Selanjutnya tutur Yaser, penghematan biaya tersebut dapat dimanfaatkannya untuk melanjutkan pendidikannya di sekolah pelayaran di Cirebon hingga saat ini bisa menjadi pelaut di salah satu perusahaan pelayaran terbesar di Indonesia.
βSaat cuti seperti sekarang ini saya juga tidak perlu setiap saat hadir ke kantor di Jakarta. Semua laporan pekerjaan bisa dikirim melalui internet. Dengan demikian saya memiliki waktu berkumpul besama keluarga lebih lama setelah berbulan-bulan berlayar.β tutupnya.
CTC di Babakan merupakan salah satu dari 10 CTC yang didirikan TIFA Foundation dalam program Microsoft Community Technology Skills Program (CTSP). Berawal dari 5 PC, saat ini jumlah PC yang dimiliki CTC Babakan berkembang menjadi 22 PC.
Pendidikan TI di CTC Babakan juga telah memenuhi standar kurikulum Departemen Pendidikan Nasional. Dengan demikian saat ini sertifikat yang dikeluarkan CTC telah diakui oleh pemerintah setempat dan akan mempermudah lulusannya memperoleh pekerjaan.
(wsh/wsh)