Ya, Jeffrey Thomas Whitney yang bekerja sebagai programer komputer ini akhirnya mengaku atas kepemilikan konten porno tersebut. Saat diselidiki, ditemukan beberapa file yang menggunakan inisial 'PTHC' atau 'Pre-Teen Hard Core'.
Dalam file tersebut tersimpan lebih dari 1.400 gambar dan 22 video tentang pornografi anak. File itu sendiri terdeteksi oleh sebuah alat pendeteksi online milik Sekretaris Negara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut aturan yang berlaku, Whitney bisa saja dijatuhi hukuman penjara lima tahun. Tapi hukuman itu bisa bertambah maupun berkurang tergantung kebijakan hakim.
Seperti dikutip detikINET dari Twin Cities, Selasa (23/11/2010), pria yang sudah memiliki anak tiga ini pun tengah menunggu proses perceraian yang diajukan oleh istrinya.
Seorang analis di Pusat Nasional untuk Anak Hilang dan Tereksploitasi AS mengatakan semua gambar di komputer Whitney cocok dengan data dari 282 korban yang dimilikinya. Hampir semua korban dalam gambar tersebut masih berusia muda, bahkan beberapa masih berusia 2 dan 5 tahun.
"Ia memiliki masalah dengan pornografi dan ia mengakui telah mengunduh konten pornografi anak di komputer milik negara," kata penyidik yang memeriksa kasus tersebut. Whitney sendiri akhirnya dipecat akibat ulah pornonya.
(feb/ash)