Masih ingat kisah Paul Chambers? Pria asal Inggris itu divonis bersalah karena mengirimkan tweet yang berisi ancaman ingin meledakkan sebuah bandara.
(Simak berita awalnya di detikINET: Pesan Twitter Berujung Larangan ke Bandara Seumur Hidup)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Chambers ditahan sejak Januari 2010 dan dinyatakan bersalah pada Mei. Kemudian, ia mengajukan banding yang ditolak pada awal November 2010.
Pengadilan menyatakan Chambers bersalah karena mengirimkan pesan mengancam melalui jaringan telekomunikasi publik.
Sejak banding pertamanya ditolak, banyak pengguna twitter yang memprotes keputusan itu. Mereka melakukannya dengan me-retweet pesan dari Chambers.
Bunyi pesan itu adalah: "Crap! Robin Hood airport is closed. You've got a week to get your shit together, otherwise I'm blowing the airport sky high!"
Selain me-retweet, banyak juga pengguna Twitter yang membuat parodi atas pesan tersebut. Dukungan atas Chambers bisa dilihat pada hashtag #TwitterJokeTrial.
(wsh/wsh)