Warnet di Daerah Rawan Kena Pungli

Warnet di Daerah Rawan Kena Pungli

- detikInet
Selasa, 26 Okt 2010 10:20 WIB
Jakarta - Industri warung internet (warnet) di daerah dinilai rawan menjadi target pemerasan pungutan liar dari sejumlah oknum. Ironisnya, mereka yang 'bermain' disebut-sebut berasal dari aparat dan penegak hukum sendiri.

Menurut Ketua Asosiasi Warung Internet Indonesia (Awari), Irwin Day, pihaknya sudah mendapat sejumlah laporan terkait aksi usil ini yang sebagian besar berasal dari daerah.

"Bahkan kemarin di wilayah Bengkalis ada yang dimintai Rp 10 juta untuk izin. Entah untuk izin apa yang dimaksud. Padahal harusnya tidak dikenakan biaya," keluh Irwin, ketika ditemui di Rakornas Kominfo di Menara Bidakara yang berlangsung 25-26 Oktober 2010.

"Kota-kota lainnya yang ditengarai menjadi lahan bermain oknum usil ini antara lain di Jawa Tengah dan Medan untuk wilayah Sumatera. Warnet di daerah rawan kena pungli, kalau Jakarta justru tidak," lanjutnya.

Meski demikian, potret industri warnet di daerah-daerah tak selalu berakhir suram. Sebab, ada juga yang menerima berkah lantaran mendapat bantuan dari pemerintah daerah setempat.

Salah satunya contohnya di Samarinda, dimana pengusaha warnet di kota tersebut justru mendapat sokongan dana tiap bulannya dari pemda.

Nah, hal seperti inilah yang seharusnya dilakukan Pemda. Sebab, warnet juga dapat jadi pemicu dalam penyerapan teknologi informasi di wilayah tersebut. Bukan malah dijadikan sasaran pungli, tandas Irwin.
(ash/rns)