Fobia Teknologi Terjadi Sejak dalam Kandungan

ADVERTISEMENT

Fobia Teknologi Terjadi Sejak dalam Kandungan

- detikInet
Jumat, 15 Okt 2010 11:21 WIB
Jakarta - Teknologi adalah salah satu kebutuhan penting masyarakat. Tapi tidak demikian bagi orang yang memiliki fobia terhadap teknologi. Ilmuwan mengklaim fobia ini telah timbul sejak seseorang masih di dalam kandungan.

Peneliti dari University Bath menuturkan saat seseorang masih berada di dalam kandungan, maka hormon bisa membentuk sikap seseorang terhadap teknologi terbaru di dalam otaknya.

Kondisi ini disebabkan oleh paparan hormon testosteron sebelum kelahiran akan berdampak terhadap perkembangan otaknya. Sehingga seseorang bisa saja menjadi lebih mudah atau justru lebih sulit mengerti tentang teknologi di kemudian hari.

"Hal ini menarik karena indeks paparan testosteron sebelum kelahiran bisa berdampak terhadap seseorang dalam kurun waktu 20 tahun mendatang. Kondisi ini akan membantu kami lebih baik dalam mengatasi kecemasan yang berhubungan dengan komputer," ujar Dr Mark Brosnan, selaku ketua penelitian, seperti dikutip detikINET dari Telegraph, Jumat (15/10/2010).

Dalam penelitian ini tingkat paparan diukur dengan membandingkan panjang jari manis siswa dengan jari telunjuknya. Didapatkan perbedaan panjang yang lebih besar menunjukkan paparan testosteron yang lebih tinggi saat kehamilan. Penelitian ini membandingkan panjang jari dari 150 mahasiswa ilmu komputer dan juga 119 mahasiswa ilmu non-komputer.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa paparan testosteron yang lebih rendah saat lahir berkaitan dengan sensitivitas kecemasan secara umum dan salah satunya terhadap teknologi. Hasil penelitian ini telah diterbitkan dalam jurnal Personality And Individual Differences.

(ver/eno)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT