Usut punya usut, Maden ternyata sangat terobesesi dengan pornografi anak di internet. Dia men-download banyak konten terlarang itu dan jadi terpicu ingin meniru adegan-adegan yang disaksikannya.
Suatu ketika, Maden mengundang keponakannya, Tia Rigg ke rumah. Korban tak berdosa ini dicekoki dengan obat, sebelum diperkosa dan dibunuh dengan sadis oleh tersangka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan mudah, aparat menangkap tersangka di rumahnya. Di situ, mereka menemukan korban dalam keadaan penuh siksaan dan tidak bernyawa.
Kasus ini membuktikan bahaya pornografi anak di dunia maya. Maden diketahui mengunduh ribuan pornografi anak, sebagian mengandung adegan mengerikan. Dia berfantasi meniru adegan yang dilihatnya dan akhirnya benar-benar melakukannya.
Dalam pengadilan di Manchester Crown Court, Maden mengakui semua perbuatannya. Hakim pengadilan pun mengatakan betapa serius kejahatan Maden sehingga tersangka diganjar hukuman seumur hidup.
"Sangat jelas Tia Rigg meninggal dunia karena kamu memutuskan untuk mewujudkan fantasi menyiksa dan membunuh anak kecil," tukas hakim pengadilan, Justice Keith, yang dikutip detikINET dari DailyMail, Selasa (5/10/2010).
(fyk/ash)