Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Wawancara CEO Mozilla Firefox
Mozilla Takkan Usung Premium Add-On
Wawancara CEO Mozilla Firefox

Mozilla Takkan Usung Premium Add-On


- detikInet

Jakarta - Firefox dengan add-on nya kini menjadi salah satu browser yang digemari pengguna internet seluruh dunia. Hal ini terbukti dengan lebih dari 2 miliar add-on Firefox, yang telah laris diunduh.

Add-On merupakan kumpulan aplikasi dalam browser Firefox, yang dikembangkan Mozilla bersama oleh para developer.

Berdasarkan data Mozilla pada tahun 2007, jumlah add-on Firefox yang terunduh mencapai 573.408.560. Jumlah tersebut terus naik hingga mencapai 1,7 miliar di 2009. Memasuki 2010 ini jumlahnya telah mencapai lebih dari 2 miliar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seandainya Firefox tidak didukung komunitas yang terdiri dari developer bertalenta, mungkin jumlah add-on yang terunduh secara global tidak sampai miliaran.

Dengan potensi besar tersebut, apakah tak terpikir di benak Mozilla untuk mengusung add-on versi premium, yang bisa didapatkan pengguna dengan melakukan pembayaran?

Hal tersebut dijawab oleh Mitchell Baker, Chairwoman Mozilla Foundation serta CEO Mozilla Corporation, dalam perbincangan dengan detikINET di Intercontinental Hotel Jakarta.

"Jika yang dimaksud adalah add-on berbayar tidak untuk kami (pihak Mozilla-red). Saat ini kita memang berfungsi sebagai pasar bagi para developer yang menjual add-on mereka. Tapi bagi kami, Mozilla takkan pernah mengsusung premium add-on," jelasnya. Tampaknya bos Mozilla itu tetap kukuh membuat browser 'rubah api' jauh dari sisi komersial bagi penggunanya.
(fw/rns)