Bagian iklan tersebut kini telah dilabeli kata sensor. Walau belum diketahui apakah tindakan itu akan dilakukan secara permanen atau tidak, namun pihak Craiglist sendiri meragukan dengan penyensoran itu bisa membendung seluruh prostitusi online di situsnya.
Dikutip detikINET dari The Wall Street Journal, Rabu (8/9/2010), beberapa pemrotes prostitusi online Craiglist mengatakan bahwa layanan esek-esek itu sudah berpindah ke bagian personal lainnya seperti 'pertemuan biasa'. Sebuah iklan dari Las Vegas justru terang-terangan menawarkan jasa menjadi teman untuk 'makan malam bersama'.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sudah banyak kasus prostitusi terjadi yang bermula dari pemajangan iklan di bagian layanan untuk dewasa di Craiglist. Para wanita diperjualbelikan secara online kepada para lelaki hidung belang sehingga memicu keprihatinan nasional di negeri Paman Sam.
"Kami akan terus menghadapi masalah seperti ini di Craiglist dan akan terus bersikeras pada penyaringan secara efektif," ujar Jaksa Agung Connecticut, AS,
Richard Blumenthal yang mengatakan pihaknya akan selalu memantau Craiglist dan melakukan upaya yang sama terhadap situs lain yang juga sering digunakan untuk prostitusi online. (feb/ash)