Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Blokir Pornografi, Pemerintah Bisa Berikan Akses Khusus

Blokir Pornografi, Pemerintah Bisa Berikan Akses Khusus


- detikInet

Jakarta - Tak selamanya situs atau konten yang mengandung gambar, video, atau tulisan berbau pornografi akan diblokir pemerintah. Menkominfo Tifatul Sembiring punya satu pengecualian.

"Kalau tujuannya ilmiah sekali, bisa kita bukakan akses khusus. Misalnya untuk situs anatomi kedokteran. Tapi memangnya ada berapa banyak sih dokter di Indonesia, saya rasa tidak banyak," kata menteri dalam jumpa pers di kantor Kementerian Kominfo, Selasa (10/8/2010).

Menurut Tifatul, pihaknya telah meminta seluruh penyelenggara internet (ISP) di Indonesia yang jumlahnya berkisar 200 perusahaan agar memblokir situs dan konten pornografi dengan menggunakan kata kunci (keyword) tertentu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pemblokiran bisa menggunakan database Massive Trust Positive milik Kominfo atau DNS Nawala yang dikembangkan Awari dan Telkom. Terserah kalau ada cara lain, yang penting bisa blokir pornografi," lanjut menteri.

Tifatul sekali lagi menegaskan bahwa konten pornografi yang akan disaring adalah konten berbau vulgar. "Yang jelas-jelas saja dulu, jangan yang dispute. Itu next time, kerjakan yang mudah dulu. Kami hanya memblokir konten berbau vulgar."

Menurut dia, konten yang akan diblokir mengandung muatan pornografi bersifat global. "Seperti persenggamaan, baik normal maupun menyimpang, ketelanjangan, alat kelamin, prostitusi anak, serta simbol-simbol pornografi lainnya."

Tifatul mengakui tidak mudah untuk memberangus konten pornografi di dunia maya. Sebab menurutnya, ada empat juta situs porno yang tersebar di jagat internet.

"Harapan kami bisa memblokir 90% trafik pornografi di internet Indonesia. Tapi kalau sudah bisa 70%-80% saja kami sudah senang. Setidaknya kami sudah berupaya."

"Youtube yang melarang pornografi saja sempat juga kebobolan pas video Ariel beredar. Mereka baru menutupnya setelah ada pelaporan. Saya rasa ini sangat dinamis," tandas Tifatul.

(rou/ash)






Hide Ads
LIVE