Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Blokir Situs Porno
It's Not the Gun, It's the Man Behind It
Blokir Situs Porno

It's Not the Gun, It's the Man Behind It


- detikInet

Jakarta - Di era digital, kontrol penuh ada di tangan pengguna. Jadi sebaiknya, bukan akses internet yang diblokir, tapi penggunanya yang perlu terus diedukasi.

"It's not the gun, it's man behind it. It's not the arrow, it's the Indian. Educate the man, educate well, then tools such as internet will create prosperity."

Kalimat bijak berbahasa Inggris ini disampaikan Hiro Whardana, seorang praktisi digital media, yang mengomentari permintaan pemerintah untuk memblokir konten berbau pornografi di internet.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Simpel dan saya yakin lebih rendah biayanya daripada bikin server farm untuk sensor konten internet," jelasnya pada detikINET, Rabu (21/7/2010).

Menurutnya, di era user generated content seperti sekarang ini, tak terbayangkan sumber daya yang harus dikeluarkan untuk memindai (screening) satu per satu bit demi bit konten di internet.

"Bagaimana cara menyensornya? Ini terlalu kompleks. Jangankan sensor gambar atau film, sensor kata-kata saja susah karena harus mengerti konteks kalimatnya. Kalaupun bisa, artinya ISP harus keluar cost yang akan berujung pada harga akses naik," ujarnya lebih lanjut.

Menurutnya, kalau harga akses internet naik, informasi makin sulit didapat dan berimbas pada penurunan pengetahuan masyarat.

"Masyarakat jadinya tidak akan pintar-pintar. Menurut saya, yang penting itu edukasi menggunakan internet sehat semenjak dini. Itu harus lebih fokus. Karena di era digital, kontrol benar-benar ada di tangan pengguna," tandas Hiro.

(rou/wsh)






Hide Ads