Menurut praktisi pemasaran internet Ventura Elisawati, upaya pemblokiran konten porno cara pemerintah bisa sangat berpotensi salah alamat karena cuma memasukkan daftar kata-kata tak senonoh dalam kata kuncinya (blacklist keyword).
"Cerpenista, misalnya, akan terblokir ketika keyword (maaf) penis masuk dalam keyword blacklist," tukasnya mengingatkan, saat berbincang dengan detikINET, Rabu (21/7/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Namun yang terpenting, pemblokiran digencarkan melalui pendidikan masyarakat
tentang internet dan kontennya," ujarnya.
Saran serupa juga disampaikan operator. "Kami sebagai operator mendukung misi negara untuk inisiatif ini. Namun yang lebih penting lagi adalah bagaimana memberikan edukasi terkait hal tersebut," ucap General Manager Sales XL Axiata Handono Warih. (rou/rns)