"BBM telah menjadi aplikasi penting dalam memfasilitasi percakapan dalam komunitas virtual di seluruh dunia. Sudah lebih dari 25 juta orang yang memanfaatkan keunggulan BBM untuk chatting dan berbagi foto, event kalender dan kontak di seluruh dunia," demikian bunyi pernyataan Research In Motion (RIM), sang produsen BlackBerry.
Demikian juga halnya yang terjadi dalam pesta sepakbola empat tahunan tersebut, RIM dalam keterangannya yang diterima detikINET, Selasa (20/7/2010), mengklaim ada benang merah yang terjalin antara lalu lintas BBM dengan sejumlah peristiwa penting dalam piala dunia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai contoh, pada final Piala Dunia yang mempertemukan Belanda dan Spanyol di stadion Soccer City, Johannesburg. Terutama saat pemain tengah tim Spanyol, Andreas Iniesta mencetak gol kemenangan hanya tiga menit sebelum akhir perpanjangan waktu, yang juga menjadi satu-satunya gol yang menentukan Spanyol sebagai juara dunia di turnamen tersebut.
Pada saat itu, lalu lintas BlackBerry Messenger meningkat hingga 280%. Para pengguna BBM seakan berpesta setelah gol tercipta. BBM pun dikatakan sebagai sarana komunitas virtual bersama para fans dalam mengungkapkan ekspresinya.
Selain itu, beberapa peristiwa penting lain yang berhubungan dengan lalu lintas BBM termasuk saat laga Amerika Serikat vs Inggris pada 12 Juni 2010. Trafik BBM meningkat 35% secara global pada saat gol pertama oleh tim Inggris.
Kemudian kala Belanda vs Brasil, lalu lintas naik sebesar 122% secara global pada saat gol kedua oleh Belanda. Serta Argentina vs Jerman, pada 3 Juli 2010, dimana lalu lintas BBM naik 178% secara global pada saat gol ketiga dari Jerman. (ash/rns)