Hal itu dikemukakan Peter Kafka, blogger dan wartawan teknologi lewat MediaMemo.com yang dikutip detikINET, Minggu (13/6/2010). Dikatakan bahwa, selain 'Promoted Tweets' Twitter juga akan menjual 'Promoted Trends'.
Diduga, program itu akan memungkinkan pemasang iklan memasukkan kalimat mereka ke dalam Trending Topic yang sedang muncul di halaman Twitter. Jika diklik, akan muncul hasil pencarian yang menampilkan'Promoted Tweets' pada bagian atas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika rencana ini memang benar adanya, mampukah Twitter menjaga kesan bahwa Trending Topics merupakan cerminan dari topik yang ramai dibicarakan penggunanya atau justru berubah menjadi hanya 'pesan sponsor'?
(wsh/wsh)