Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Tifatul: Baru 20% Masyarakat Indonesia yang Melek TI

Tifatul: Baru 20% Masyarakat Indonesia yang Melek TI


- detikInet

Jakarta - Kesenjangan digital di Indonesia masih cukup tinggi. Hingga bulan April 2010, tercatat baru 20% masyarakat Indonesia yang melek TI.

Demikian diungkapkan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring di acara e-Indonesian Initiative Forum ke 6 dan The 3rd International Conference on Chief Information Officer di Aula Barat ITB, Kamis (6/5/2010).

"Hingga April 2010, baru 20% warga negara Indonesia yang melek IT," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ditambahkan Tifatul, besarnya negara Indonesia ditambah dengan kontuiturnya yang kepulauan menimbulkan tantangan tersendiri untuk memperluas penyebaran kemajuan teknologi. "Ada 17.508 pulau dengan beragam suku bangsa dan bahasanya," ungkapnya.

Pun demikian, menteri yang gemar berpantun ini melihat fenomena luar biasa dalam perkembangan TI di Indonesia. Menurutnya, kian berkembangnya teknologi seluler menjadi salah satu pendorong dalam perkembangan TI ke berbagai daerah.

"Saat ini Indonesia berada pada peringkat ke-6 pengguna ponsel di dunia. Bahkan pada akhir 2009, Wireless Intelegent Indonesia mencatat lebih dari 135 juta penduduk Indonesia telah memiliki ponsel," lanjut pria yang juga mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera itu.

Walaupun penyebarannya tidak merata, Tifatul melihat jumlah tersebut cukup revolusioner jika dibandingkan dengan data yang sama pada tahun 2006.

"Saat itu cuma 63 juta jiwa. Pertumbuhan ini salah satunya dipacu oleh perkembangan internet seperti Facebook. Data dari Google trend pada akhir 2009, pertumbuhan pengguna Facebook mencapai 40 persen," tandasnya.

(afz/ash)





Hide Ads