Modus penipuan ini menjadi hal yang aneh di industri telekomunikasi. Selama ini, aksi penipuan yang lebih marak terjadi adalah yang memanfaatkan pesan singkat.
Meski jarang terjadi di produk telekomunikasi, modus penipuan ini sebenarnya sudah cukup lama. Seperti dikemukakan pembaca detikINET, Rabu (28/4/2010), penipuan jenis ini pernah marak terjadi di produk konsumsi seperti sabun mandi atau sabun cuci.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika itu, lanjutnya, pihak keluarganya hampir tertipu karena mengontak nomor yang tertera di kupon undian. Nomor yang mengaku-ngaku merupakan Customer Service resmi produk tersebut, padahal sejatinya hanya milik para penipu.
Berdasarkan kisahnya, berikut adalah ciri-ciri yang membuat sebuah kupon undian layak dicurigai:
- Nomor telepon yang harus dihubungi adalah nomor ponsel atau tidak sama dengan nomor Customer Service resmi
- Hadiah yang dimenangkan sangat besar (misalnya uang puluhan juta, mobil dan lain sebagainya)
- Terdapat stempel dan tanda tangan dari instansi tertentu, seperti cap Kementerian atau Kepolisian
Telkomsel telah membantah adanya program kupon berhadiah pada kartu perdananya. Operator telekomunikasi itu juga memberikan tips-nya jika pengguna menghadapi kasus seripa.
(wsh/wsh)