Dari survei yang diikuti oleh 1.150 remaja berusia di bawah 19 tahun, diketahui bahwa hampir sebagian dari mereka melakukan pembobolan itu lewat komputer pribadi dan komputer milik sekolah.
Sekadar fun adalah alasan sebagian besar dari mereka, sedang 21% lainnya mengakui bahwa mereka hanya ingin bikin onar. Masih dari hasil survei dari Tufin Technology, 1 dari 4 remaja di Inggris dilaporkan suka melakukan pembobolan itu pada akun Facebook temannya sendiri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di luar itu, hal ini tentu saja meresahkan sebab aksi tersebut seperti membuka pintu untuk aksi yang lebih besar lagi.
Terbukti dari partisipan survei terkuak bahwa sebanyak 20% meyakini bahwa aksi-aksi hacking bisa menghasilkan uang, sedang 5% lainnya percaya bahwa hacking bisa menjadi pilihan karir.
(sha/ash)