"Luna Maya waktu kena kasus di Twitter jadi ramai karena dia itu terkenal, tapi banyak maya-maya yang lain yang tidak terdengar suaranya. Mereka itu silent majority," kata Tifatul dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi I DPR-RI, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Rabu (24/2/2010).
"Banyak ibu-ibu yang mengirim SMS ke saya. Mereka ini silent majority yang khawatir dan memberikan masukan agar masyarakat dilindungi dari penyebaran konten yang dilarang," lanjut dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun karena banyak yang protes atas RPM Konten karena dianggap kelewat membatasi banyak pihak, Tifatul menyatakan akan cooling down (membekukan) terlebih dulu untuk mempelajari lebih lanjut.
"Saya sendiri tidak setuju kalau RPM ini membelenggu kebebasan berekspresi dan kebebasan pers," kata dia.
Anggota Komisi I DPR-RI Ramadhan Pohan mempertanyakan perihal pembekuan pembahasan RPM Konten ini. "Kalau memang tidak setuju, kenapa RPM ini tak dicoret saja?" sindir dia. Tifatul belum menjawab pertanyaan ini.
(rou/wsh)