Setidaknya itulah yang terungkap dari survei DateTheUK. Dikutip detikINET dari Reuters, Rabu (24/2/2010), dari 2.000 responden yang disurvei, lebih dari sepertiga (34 persen) mengaku memutuskan pasangannya via email.
Sementara itu, sekitar 13 persen responden mengaku memutuskan pasangannya secara sepihak melalui Facebook, yakni dengan mengubah status mereka menjadi 'single' secara diam-diam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tren mengakhiri hubungan percintaan melalui situs jejaring atau email ini perlahan menggusur cara-cara lama seperti melalui pertemuan tatap muka dan telepon.
Disinyalir, alasan email dan situs jejaring sosial banyak digunakan sebagai sarana memutuskan hubungan karena lebih praktis, cepat dan menghindari kemungkinan perang mulut. (faw/fyk)