Dua institusi pendidikan dimaksud yakni Shanghai Jiaotong University and Lanxiang Vocational. Namun seperti dilansir Afterdawn dan dikutip detikINET, Minggu (21/2/2010), keduanya langsung membantah tudingan tersebut.
Para pengurus universitas dan sekolah bersangkutan menyatakan tidak menemukan bukti apapun bahwa serangan berasal dari mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Li juga menyatakan sekolahnya tidak mempunyai hubungan dengan pihak militer China. Di samping itu, Li juga membantah bahwa pihaknya mempekerjakan staff asing yang mengajari para siswa dengan ilmu komputer.
(fyk/fyk)