Dijelaskan Husni Fahmi, Kepala Program e-KTP dari BPPT, dana Rp 9,2 miliar itu digunakan untuk program uji petik yang sudah digelar sejak November 2009 lalu.
"Pagu anggaran uji petik sebenarnya mencapai Rp 15 miliar, namun karena pemenang tender memberikan penawarkan Rp 9,2 miliar, maka tak dihabiskan semuanya," paparnya kepada detikINET.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adapun wilayah yang dijadikan sasaran awal adalah 6 Kecamatan yang berada di 4 Kota dan 2 Kabupaten yaitu (1) Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang; (2) Kecamatan Gondokusuman, Kota Yogyakarta; (3) Kecamatan Denpasar Barat, Kota Denpasar; (4) Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar; (5) Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon; dan (6) Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana.
Uji petik e-KTP ini diselenggarakan oleh Departemen Dalam Negeri bersama Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Institut Teknologi Bandung (ITB), Lembaga Sandi Negara (LSN) dan Asosisiasi Perguruan Tinggi Informatika dan Komputer (APTIKOM) serta Pemerintah Kabupaten/Kota setempat.
(ash/eno)