Tidak ada yang menganggap ancaman itu lucu. Namun sebenarnya ancaman itu hanyalah perbuatan iseng dari seseorang bernama Jason Barry, remaja asal New York.
Ia menuliskan surat di toko Apple yang terletak di Staten Island mail. Isinya ialah, "Aku telah mengancam toko dan segenap karyawanmu dengan kematian berdarah...siapapun yang sedang bekerja atau warga tak berdosa yang masuk toko...akan dilenyapkan dengan bom C4 yang terikat di dadaku."
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karyawan Apple yang memergokinya ternyata memanggil polisi yang akhirnya menyeret Barry dengan tuduhan membuat ancaman teror. Meskipun Bary mengatakan ia hanya bercanda dan lupa untuk menghapus surat bermasalah itu, polisi serta pihak penuntut tak mau tahu.
Atas aksinya di atas, Barry harus menghadapi ancaman meringkuk di hotel prodeo selama 7 tahun jika ia terbukti bermasalah, demikian dikutip detikINET dari MacWorld, Jumat (15/1/2010). (sha/faw)