Walaupun robotika saat ini tengah naik daun, ternyata tidak gampang mencari anak SMA yang mau belajar robot. Lebih mudah mengajak anak SD dan SMP untuk belajar robot.Hal ini diungkapkan oleh S Kurnianto, instruktur Robota Robotics School, sebuah lembaga pendidikan robotika saat berbincang dengan detikINET, Senin (4/1/2010) malam. "Susah cari siswa SMA yang mau belajar di kita. Kalau anak SD dan SMP banyak," tuturnya.
Dijelaskan oleh pria yang akrab dipanggil Anto, kesulitan pihaknya untuk merekrut siswa dan siswi SMA karena mereka lebih memilih ekstrakurikuler yang lain ketimbang robotika.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini hanya ada 1 orang siswa SMA yang belajar robotika di Robota. "Asalnya ada 3 orang. Tapi sekarang yang aktif tinggal satu," keluhnya.
Robota Robotics School hadir di Bandung dengan metode pembelajaran yang bersifat open ended problem-solving. Dalam metode ini, tidak ada batasan dalam pencapaian solusi sehingga anak menjadi ingin tahu, dan berani mengekspresikan ide orisinil mereka.
Lembaga pendidikan yang berpusat di Solo ini telah memiliki beberapa cabang di kota-kota besar seperti Yogyakarta, Surabaya, Semarang, Bandung, Cibubur dan Serpong. Di luar jawa mereka ada di Balikpapan, Samarinda dan Padang.
(afz/wsh)