Dikutip detikINET dari The Globe & Mail, Rabu (23/12/2009), kejadian ini sendiri menerpa pelanggan BlackBerry di Amerika Utara. Pengguna di Negeri Paman Sam itu dilaporkan tak bisa menjalankan BlackBerry Messenger, browsing, hingga aplikasi dari pihak ketiga yang terintegerasi dengan koneksi data.
Hal ini bukan terjadi sekali ini saja, namun seminggu setelah kejadian serupa yang juga terjadi di Amerika Utara, meskipun gangguan layanan ini tak berdampak kepada semua penyelenggara layanan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hmmm... Blackberry being annoying, and service limited at my parents make me rather annoyed. Hopefully its fixed before my trip to GA on Th," tambah bwalizer, pengguna Twitter lainnya.Β
Kekecewaan pengguna BlackBerry ini pun mendorong pokok bahasan 'BlackBerry' masuk 10 besar di jajaran trending topics.
Menanggapi amarah dari penggunanya tersebut, Research in Motion (RIM) memberi konfirmasi bahwa pihaknya telah melakukan perbaikan pada sistemnya yang error sejak Selasa malam waktu Kanada.
"Sejumlah pelanggan BlackBerry di Amerika mengalami penundaan pengiriman pesan. Tim teknis kami tengah bekerja memeriksa dan memperbaiki masalah tersebut. RIM minta maaf kepada para pelanggan atas ketidaknyamanan ini," tukas Jamie Ernst, juru bicara RIM. (ash/fyk)