Game pertanian yang sangat ngetop di situs jejaring Facebook ini hingga sekarang telah menggaet lebih dari 60 juta pemain. Namun ternyata, game yang dikeluarkan oleh pengembang asal Amerika, Zynga tersebut memunculkan sejumlah masalah yang merugikan penggunanya.
Kerugian ini berujung pada tuntutan class action yang diajukan oleh sejumlah gamer yang menerima tagihan biaya tidak sah gara-gara main game ini. Ya, jadi 'petani-petani' Farmville telah mengalami 'pungli' atau 'pungutan liar' dari pengiklan tidak bertanggung jawab yang menyedot isi kartu kredit mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut pernyataan yang datang dari biro hukum Kershaw, Cutter&Ratinof, user kemungkinan dikenai biaya tanpa persetujuan mereka untuk 'penawaran khusus' yang berujung pada tagihan bank, kredit atau telepon, malah kadang-kadang via scam lewat pesan pendek atau SMS. Mereka dikenai biaya untuk barang-barang yang tidak mereka pesan atau bahkan yang tidak mereka inginkan.
Dikutip detikINET dari Smh, Kamis (3/12/2009), meski kasus ini bergulir, belum ada tanggapan yang datang baik dari Facebook maupun Zynga sendiri. Terkait dengan penipuan SMS berlangganan, game lain yang juga keluaran Zynga yakni MafiaWars, VampireWars dan FishVille diyakini juga menjalankan promosi serupa. (sha/faw)